Pembesaran kelenjar getah bening bisa sekecil kacang polong dan sebesar buah ceri. Saat membengkak, kelenjar getah bening bisa terasa nyeri saat disentuh atau sakit saat melakukan gerakan tertentu.
Dalam kasus di mana kelenjar getah bening yang membesar ditemukan di bawah rahang atau di salah satu sisi leher, Anda mungkin mengalami ketidaknyamanan atau nyeri saat menolehkan kepala dengan cara tertentu atau saat mengunyah.
Pembesaran kelenjar getah bening seringkali dapat dirasakan dengan meraba leher tepat di bawah garis rahang. Kelenjar getah bening yang membesar juga bisa terasa nyeri saat disentuh.
Gejala lain yang mungkin muncul bersamaan dengan pembesaran kelenjar getah bening adalah:
- Batuk
- Berkeringat
- Kelelahan
- Demam
- Panas dingin
- Pilek
Jika Anda mengalami satu atau kombinasi dari gejala-gejala ini, atau mengalami nyeri pada kelenjar getah bening tanpa gejala lain, konsultasikan dengan dokter Anda. Kelenjar getah bening yang bengkak tetapi tidak nyeri dapat menjadi tanda masalah serius, seperti kanker.
Dalam beberapa kasus, kelenjar getah bening yang bengkak akan mengecil seiring dengan hilangnya gejala lainnya. Jika kelenjar getah bening bengkak dan terasa nyeri atau pembengkakan berlangsung lebih dari beberapa hari, periksakan diri ke dokter.
Pada usia 26 tahun, Juliana Juliana tidak menyangka akan menerima kabar tentang limfoma stadium 4 yang dideritanya. Sebagai seorang perawat, ia dan seorang teman sekelasnya sedang saling memeriksa area leher ketika teman sekelasnya menyebutkan bahwa ia merasakan salah satu kelenjar getah bening Juliana membesar. Saat itu, ia merasa sehat. Baru kemudian ia menyadari bahwa ia juga merasakan beberapa kelenjar getah bening yang membesar di area selangkangannya.
Setelah beberapa kali pemindaian, hasilnya menunjukkan "dicurigai adanya penyakit metastasis." Dia memulai pengobatan setelah diagnosis dikonfirmasi dan, untungnya, berhasil mengatasi kondisinya.