Meskipun penyebab pasti infeksi H.pylori belum diketahui, bakteri H.pylori telah dikenal keberadaannya selama ribuan tahun. Bakteri ini menyebar melalui kontak dengan air liur atau cairan tubuh dari orang yang terinfeksi.
Bakteri ini juga dapat berpindah dari tinja ke mulut, yang dapat terjadi jika kebersihan yang baik tidak diperhatikan – misalnya ketika tangan tidak dicuci dengan benar setelah menggunakan toilet. Selain itu, H. pylori juga dapat menyebar melalui kontak dengan air, makanan, atau peralatan yang terkontaminasi.
Bakteri H.pylori dapat menyebabkan lapisan mukosa lambung melemah, membuat lambung lebih rentan terhadap asam lambung yang kuat. Asam lambung, bersama dengan bakteri, dapat mengiritasi lapisan lambung. Hal ini juga dapat menyebabkan terbentuknya luka (atau tukak) di lambung atau duodenum, yaitu bagian pertama dari usus kecil.

